small chops of my big big world |
For I am His creation - created in Christ Jesus for good works, which God prepared ahead of time so that I should walk in them.. |
i framed my favorite post
(Source: sceptyle, via greenypinkalien)
This line got stucked in my head. Pink - Just give me a reason.
(via fuckyeahmath)
Habis baca artikel mengenai pernikahan berdasarkan Alkitab.
Jadi kan pas Allah menciptakan Adam kataNya ga baik si Adam itu sendirian. Nah setelah itu Allah menciptakan banyak banget tuh makhluk hidup mulai dari binatang hutan sampai binatang di udara dan nyodorin makhluk hidup itu semua ke Adam untuk dikasih nama. Tapi setelah itu si Adam malah jadi sedih karena dia jadi sadar kalau hewan yang diciptakan Allah itu semua berpasang2an dan ga ada satupun diantara semua ciptaan tersebut seorang PENOLONG yang sepadan dengan dia. Terus you know the rest lah ya, Allah menciptakan Hawa, wanita tercantik sedunia (yaiyalah kan dia wanita pertama di dunia). Pas si Adam bangun, eh dia kegirangan ngeliat Hawa sampai2 opung doli Adam (kan kakek moyang gw juga) berpujangga “Inilah dia! Tulang dari tulangku, daging dari dagingku!”
Sudah cukup ceritanya!
Nah jadi dari artikel yang gw baca itu terbesit sebuah pemikiran.. Manusia itu kan ga bisa ya dibilang seseorang itu lebih baik daripada seorang lainnya (menurut gw) karena semua orang pasti punya kekurangan dan kelebihan masing-masing.
Kalau Hawa adalah penolong yang diciptakan khusus bagi Adam, berarti Hawa adalah seorang wanita dengan kelebihan ABC, which is ABC itu adalah kekurangan si Adam. Dengan demikian opung boru Hawa baru bisa disebut sebagai seorang penolong yang sepadan bagi opung doli Adam. Bukan begitu? Begitu, bukan?
Jadi gw berpikir, seorang laki-laki lah yang harus mencari penolong yang sepadan buat dia (nyontoh dari Adam yang mencari-cari penolong yang sepadan buat dia diantara ciptaan lainnya; tapi kalo jaman sekarang jangan nyari penolongnya diantara hewan ya, kan sekarang manusianya udah banyak lagipula udah terbukti kok ga ada satupun ciptaan lain selain sesama manusia yang bisa jadi penolong yang sepadan buat manusia juga). Sedangkan, si wanita harus mempersiapkan diri dengan sedemikian rupa untuk dapat menjadi seorang penolong nantinya. Tapi persiapannya itu, kalau menurut gw, ga boleh subyektif. Ga ngerti maksudnya? Gini, jadi jangan ngincer dulu laki-laki mana yang disukain terus baru deh dianalisis tuh laki-laki kurangnya apa dan baru berusaha meng-upgrade diri di bagian kekurangan si laki-laki tersebut. Itu cinta palsu! Cinta maksa, ga tulus! Persiapannya harus obyektif. Coba upgrade dan perbaiki diri dalam sebanyak-banyaknya hal (main aman hahaha). Jadi kan nanti biar jadi GSA (Gadis Serba Ada) atau GSB (Gadis Serba Bisa) hahahaha #geli
Nanti pada akhirnya, layaknya enzim dengan substrat atau antigen dengan antibodi (baru kelar modul infeksi imun), yang membutuhkan penolong di hal XYZ akan menemukan kualitas XYZ itu di dalam diri seorang penolong yang sepadan.
I think my thought makes sense. Semoga ga sesat aja ya hahahaha. Well, tulisan ini cuma sekedar sharing mengenai buah perenungan atas artikel yang gw baca.
Happy finding your helper (for guys) or being the right helper (for girls)! May the odds be always in your favor #loh
(via greenypinkalien)
LAP
sunny days and starry nights
lazy afternoons
you count the castles in the clouds
and hum little tunes
but somehow right before your eyes
the...
My math teacher started filming this kid because he started doing his work for the first time all semester
Time for bed.
I love you all.
Goodnight my babies<3